Senin, 03 Februari 2014

Memperbaiki draft karangan ilmiah

Memperbaiki Draft Karangan Ilmiah

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

     Lingkungan yang bersih dan asri adalah idaman setiap orang. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap makhluk, tidak ada satupun makhluk hidup di dunia ini rela tempat hidupnya dikotori/dicemari. Namun apa yang terjadi sekarang ini  Harapan untuk hidup sehat hanyalah sebuah harapan, jika tidak diimbangi dengan perilaku yang ramah lingkungan. Sampah ada dimana-mana, pencemaran pun tak terhindarkan, baik pencemaran tanah, air maupun udara. Mengelola sampah sebenarnya tidaklah sulit, melalui suatu pembiasaan menjadi kebiasaan dan budaya untuk menciptakan kebiasaan hidup bersih dan sehat memang harus kita awali sejak dini. Dimana dari kebiasaan itu akan terciptalah budaya untuk hidup bersih dan sehat

1.2 Rumusan Masalah 
            A. Bagaimana cara metode penghindaran dan pengurangan sampah?
      B. Apakah itu pendidikan dan kedasaran tentang sampah?  

1.3 Tujuan Penelitian
      A. Untuk menjelaskan bagaimana cara metode penghindaran dan pengurangan sampah
      B. Untuk mengetahui apa itu pendidikan dan kesadaran mengenai sampah

1.4 Metode Penelitian
      Dalam pembuatan makalah ini kami menggunakan metode kuantitatif, membaca buku, browsing internet, dan wawancara kepada masyarakat sekitar lokasi pembuangan sampah.

1.5 Kegunaan Penulisan
      Dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

BAB II PEMBAHASAN


2.1 Metode Penghindaran dan Pengurangan Sampah  
      Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai, memperbaiki barang yang rusak, mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali. Contohnya mengganti tas belanja plastic dengan tas belanja dari bahan katun. Mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai contohnya kertas tissue, dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama. Contohnya pengurangan bobot kaleng minuman.

2.2 Pendidikan dan Kesadaran tentang sampah
      Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan, dan penipisan sumber daya alam. Lokal, regional, dan global polusi udara, akumulasi dan distribusi limbah beracun, penipisan dan kerusakan hutan, tanah, dan air. Dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari “rumah hijau” gas mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies, integrasi bumi dan keanekaragaman hayati, keamanan Negara, dan warisan dari generasi masa depan. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah.

BAB III PENUTUP 


3.1 Kesimpulan
        Pengolahan sampah dengan pengelolaan yang baik akan mendatangkan keuntungan dalam hubungan timbal balik antara masyarakat dengan lingkungan sekitar. Sampah baik organik maupun anorganik harus mampu diolah, dikelola, dan dimanfaatkan dengan baik.

3.2  Daftar Pustaka
       Ardiansyah, Supardi. (2010). mengenai sampah. [online]. Tersedia:
       http//www.pendahuluan.html?m=bemfkmuit2010.blogspot.com. [31 Desember 2010 ]
       Braungart, Michael dan William McDonough. (2012). Pengelolaan sampah & action = history.
 


.

 
 

 




 




 

Membuat draft karangan ilmiah



Draft Karangan Ilmiah mengenai Lingkungan

Lingkungan yang bersih dan asri adalah idaman setiap orang. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap makhluk, tidak ada satupun makhluk hidup di dunia ini rela tempat hidupnya dikotori/dicemari. Namun apa yang terjadi sekarang ini  Harapan untuk hidup sehat hanyalah sebuah harapan, jika tidak diimbangi dengan perilaku yang ramah lingkungan. Sampah ada dimana-mana, pencemaran pun tak terhindarkan, baik pencemaran tanah, air maupun udara. Mengelola sampah sebenarnya tidaklah sulit, melalui suatu pembiasaan menjadi kebiasaan dan budaya untuk menciptakan kebiasaan hidup bersih dan sehat memang harus kita awali sejak dini. Dimana dari kebiasaan itu akan terciptalah budaya untuk hidup bersih dan sehat.

Kutipan Abstrak dan Daftar Pustaka



Kutipan langsung

Game Online

Perkembangan game online sendiri tidak lepas juga dari perkembangan teknologi komputer dan jaringan komputer itu sendiri. Meledaknya game online sendiri merupakan cerminan dari pesatnya jaringan komputer yang dahulunya berskala kecil (small local network) sampai menjadi internet dan terus berkembang sampai sekarang. Game online telah menjalani perkembangan  yang  pesat, baik dari segi teknologinya mulai dari dahulu hanya dipakai oleh militer untuk keperluan militer hingga bisa menjadi industri maupun dari ragam jenisnya. Game online juga sudah mempengaruhi cara kita bersosialisasi dengan orang lain. Game online membuat kita dapat berinteraksi secara tidak langsung dengan orang lain. Akan tetapi efek dari keranjingan game online juga dapat berdampak buruk tergantung pada diri masing bagaimana cara mengontrolnya.

Daftar Pustaka

http://aldinofall.wordpress.com/2010/11/06/cara-mengatasi-kecanduan-game-online/
http://geghans.blogspot.com/2010/02/jenis-jenis-atau-genre-games-online.html
http://techno.okezone.com/read/2011/07/18/56/481260/kecanduan-internet-dapat-merusak-otak-  remaja
http://techno.okezone.com/read/2011/10/18/56/516943/studi-game-komputer-bikin-anak-jadi-gila
http://www.docstoc.com/docs/72587326/BAHAYA-BERMAIN-GAME-ONLINE

Kamis, 28 November 2013

Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah dan Kerangka Karangan



KERANGKA ILMIAH
BAB I PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
1.2    Rumusan Masalah
1.3    Pemecahan Masalah
1.4    Maksud dan Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang

Dengan meningkatnya dampak buruk sampah yang dirasakan oleh masyarakat, semakin hilangnya kesadaran manusia terhadap pentingnya kesehatan lingkungan dan juga kebersihan lingkungan. Bandung merupakan daerah perkotaan besar yang dimana seharusnya dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya, baik dari segi kebersihan, kesehatan, ekonomi, budaya, perilaku, dalam bentuk dalam segala bidang. Begitu pula kota Bandung ini seharusnya dapat mengatasi masalah sampah dengan benar agar penduduk kota Bandung yang padat ini terjaga akan kebersihan dan kesehatannya. Banyaknya dampak buruk dari sampah membuat manusia sadar akan kesalahan perbuatannya terhadap lingkungan yang seharusnya terjaga. Walaupun dampak yang besar telah dirasakan akan tetapi kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tidak ada sama sekali, mungkin manusia ini menunggu dampak buruk menimpa dirinya sehingga benar-benar membuat manusia sadar akan kesalahannya.
Penulis ingin mengetahui sampai kapankah sampah akan mengancam kenyamanan, ketenangan, kebahagiaan masyarakat Indonesia. Dan penulis ingin memecahkan masalah dampak buruk sampah yang dirasakan masyarakat maka dengan itu penulis membuat judul Karya Ilmiah Remaja ini berjudul “Mengatasi Sampah Dalam Masyarakat” adapun harapan penulis agar terciptanya kesadaran manusia akan pentingnya menjaga lingkungan, dan tujuan utama penulis yaitu terwujudnya kebersihan di dalam masyarakat indonesia sehingga manusia merasakan ketenangan hidup, tidak hidup dalam ancaman dari dampak buruk sampah, tidak merasa gelisah/ takut terhadap dampak buruk sampah.

1.2    Rumusan Masalah

1.Apa definisi sampah?
2.Macam-macam sampah?
3.Bagaimana perkembangan samapah di masyarakat?
4.Apa dampak sampah pada masyarakat?
5.Bagaimana cara penanggulangan sampah?

1.3    Pemecahan Masalah

1.Definisi sampah
2.Macam-macam sampah
3.Perkembangan sampah di masyarakat
4.Dampak sampah pada masyarakat
5.Cara penanggulangan sampah

1.4    Maksud dan Tujuan

Maksud dari pembuatan karya tulis ini adalah untuk meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan kan pentingnya menjaga kebersihan disetiap lingkungan. Tujuan karya tulis adalah sebagai berikut :
1.    Untuk mendalami ilmu tentang sampah
2.    Menegtahui perkembangan sampah di masyarakat
3.    Mengetahui cara menanggulangi sampah.
4.    Lebih mencintai lingkungan/peduli terhadap lingkungan
5.    Mencari solusi masalah sampah